Bimbingan karir nampaknya tidak asing lagi di telinga kita, sering terdengar dan atau sering kita melakukannya. Sebelum kita membahas apa itu bimbingan karir, akan diuraikan terlebih dahulu mengenai karir. Umumnya orang beranggapan bahwa yang dimaksud karir adalah pekerjaan yang memiliki kemungkinan untuk terus merambat naik ke jenjan jabatan yang lebih tinggi. Anda dikatakan mengalami karir mandek jika peluang untuk naik ke jenjang jabatan yang lebih tinggi telah tertutup bagi Anda.
Zaman berubah. Karir juga berubah. Karir pada masa sekarang ini adalah segala macam bentuk tindakan seseorang yang memberikan orang tersebut penghidupan. Jika Anda hidup dari melukis maka karir Anda adalah sebagai pelukis. Jika Anda hidup sebagai pedagang keliling, maka karir Anda adalah sebagai pedagang keliling. Jika Anda hidup dari usaha Anda bertani, maka karir Anda adalah sebagai petani.
Ada satu hal yang relatif tetap dari definisi karir, yakni adanya kemungkinan meningkatkan. Artinya, Anda dikatakan sedang berkarir atau tidak justru terletak pada diri Anda. Jika Anda memiliki orientasi meningkatkan teknik melukis Anda, jika Anda memiliki mimpi menjadi pedagang yang lebih sukses, jika Anda memiliki cita-cita menjadi petani yang lebih makmur, maka Anda sedang berkarir. Jika Anda tidak memiliki orientasi masa depan yang lebih baik, maka Anda tidak sedang berkarir.
Lain halnya lagi dalam organisasi. Karir dalam terminologi organisasi seringkali dikaitkan dengan kemajuan (advanced). Ada beberapa definisi menurut para pakar, menurut Hastho Joko Nur Utomo dan Meilan Sugiarto, para pakar lebih senang mendefinisikan karir sebagai perjalanan pekerjaan seorang pegawai di dalam organisasi. Perjalanan ini dimulai sejak ia diterima sebagai pegawai baru dan berakhir pada saat ia tidak bekerja lagi dalam organisasi tersebut.
Sementara Triton P.B. menyimpulkan definisi karir berdasarkan beberapa pendapat pakar sebagai kronologi kegiatan-kegiatan dan perilaku-perilaku yang terkait dengan kerja dan sikap, nilai dan aspirasi-aspirasi seseorang atas semua pekerjaan atau jabatan baik yang telah maupun yang sedang dikerjakannya.
Sedangkan pengertian pengembangan karir itu sendiri adalah proses pelaksanaan (implementasi) perencanaan karir. Pengembangan karir pegawai bisa dilakukan melalui dua jalur, yakni melalui pendidikan dan latihan (diklat) dan melalui non diklat. Contoh pengembangan karir melaui diklat misalnya menyekolahkan pegawai, memberi pelatihan. Sementara contoh pengembangan karir melalui non diklat seperti memberi penghargaan kepada pegawai berprestasi, mempromosikan ke jabatan yang lebih tinggi.
Sementara itu, beberapa konsep dasar perencanaan karir menurut Umar adalah sebagai berikut:
- Karir sebagai suatu urutan promosi atau transfer ke jabatan yang lebih besar tanggung jawabnya atau ke lokasi-lokasi yang lebih baik selama kehidupan kerja seseorang.
- Karir sebagai petunjuk pekerjaan yang membentuk suatu pola kemajuan yang sistematik dan jelas (membentuk satu jalur karir).
- Karir sebagai sejarah pekerjaan seseorang atau serangkaian posisi yang dipegangnya selama kehidupan kerja.
Berikut beberapa definisi karir yang diambil dari beberapa sumber.
a. Karir adalah totalitas pekerjaan yang seseorang kerjakan selama hidupnya (Beaumount, Cooper dan Stockard,1980:1. Dikutip dari Manhiru, M. Thoyib. 1988. Pengantar Bimbingan dan Konseling.)
b. Karir mengandung makna urutan okupsi jobs dan posisi-posisi yang diduduki sepanjang pengalaman karir seseorang. (Tolbert, Budiamin, 1999:4)
c. Karir adalah sekuensi okupsi-okupsi dimana seseorang ikut serta didalamnya, beberapa orang mungkin tetap dalam okupsi yang sama sepanjang tahap-tahap kehidupannya, sedang yang lainnya mungkin memiliki rangkaian okupsi-okupsi yang berbeda. (Tolbert, 1980:31)
d. Gynzberg mengungkapkan bahwa istilah karier mencakup seluruh aspek kehidupan individu yang meliputi; Peranan hidup meliputi anggota keluarga, lingkungan hidup meliputi kehidupan dalam lembaga masyarakat, dan yang terakhir, peristiwa kehidupan seperti memasuki kehidupan perkawinan.
e. Karier adalah jalannya peristiwa-peristiwa kehidupan; sekuensi okupsi-okupsi dan peranan-peranan kehidupan lainnya yang keseluruhan menyatakan tanggung jawab seseorang kepada pekerjaan dalam keseluruhan pola perkembangan dirinya; serangkaian posisi-posisi yang diberi upah atau tidak berupah yang diduduki oleh seseorang sejak remaja sampai pensiun, yang mana okupsinya hanya satu; mencakup peran-peran yang berkaitan dengan pekerjaan, yang berkaitan dengan keluarga dan kewarganegaraan. (Donald E Super, 1976: 4)
Karir, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah perkembangan dan kemajuan dalam kehidupan, pekerjaan, jabatan dsb atau pekerjaan yang memberikan harapan untuk maju.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar